Blogger Template by Blogcrowds.

Surat Kecil Untuk Tuhan



Ini dia buku kedua tahun ini. Kisahnya tentang seorang anak remaja yang menderita kanker ganas. Anak ini bernama Keke dan dia divonis kanker saat dia masih berumur 13 tahun.

Keke lahir tahun 1991 dan meninggal di tahun 2006. Dia seumuran saya sebenarnya. Tapi, ya ampun, saya tidak ada apa-apanya dibanding Keke. Dia benar-benar tabah, ikhlas, pasrah, namun juga punya semangat yang tinggi. Saya sampai malu sendiri sehabis membaca ini.

Ada satu hal yang membuat saya berpikir; dia menonton sinetron 'Buku Harian Nayla'. Dan saat itu keadaan dia sudah makin parah.

'Buku Harian Nayla' adalah sinetron yang saya tonton di tengah hari-hari TC pada Desember 2006. Film yang saya komentari berdasarkan film aslinya, yaitu 'One Litre of Tears'. Film yang saya lihat hanya dari sisi cerita yang mengharukan, acting para pemainnya, alur cerita, dan sebagainya.
Di sisi lain, di saat yang bersamaan, seorang Keke yang saya tidak kenal, menontonnya dengan pandangan 'kejadian nayla mirip sama saya.'

Di hari-hari itu, saya bolak-balik ke gudang Goro di daerah kelapa gading untuk latihan marching band, hari-hari yang melelahkan, tapi menyenangkan. Bersama teman, junior, dan senior, merasa hidup semakin hidup ketika menjelang GPMB.
Sedangkan Keke? Bahkan dia sedang struggling.

Ah, saya tersentuh.

Ini membuat saya lumayan 'jengjeng' sih, i mean, sadar atau tidak sadar, setiap hari, setiap detik, sebahagia apapun perasaan kita, semenyenangkan apapun hidup kita saat itu, di saat bersamaan selalu ada yang bahkan untuk bernapas saja dia berjuang keras.

Bersyukurlah. Lakukan yang terbaik setiap hari, kita tidak tahu 1 detik lagi ada apa.

0 Comments:

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda