Let the Right One In (nama orisinal: Låt den rätte komma in), sebuah buku karangan penulis Swedia, John Ajvide Lindqvist, yang menceritakan tentang kisah Eli, seorang vampir berusia 200 tahun yang terjebak dalam tubuh anak kecil, dan Oskar, laki-laki berusia 12 tahun yang selalu ditindas teman-temannya di sekolah.
Buku ini menawarkan kisah yang sangat tidak biasa, dan bernuansa sangat 'gelap'. Memang benar adanya tulisan 'Novel Dewasa' di sampul buku ini. Bukan masalah adegan-adegan 'jorok' yang dituliskan - tidak, tidak, justru tidak ada bagian itu. Namun buku ini benar-benar menghadirkan pikiran-pikiran gamblang yang sangat jujur dan frontal; bagaimana pikiran jahat seorang anak nakal dibeberkan, perasaan-perasaan dendam yang sadis yang diekspresikan dengan kekerasan, pembunuhan-pembunuhan penuh darah, dan, yang paling tidak cocok untuk anak kecil, menurut saya, adalah bagaimana orang dewasa hidup di kemudian hari, tidak selalu seindah bayangan kita semua waktu kecil.
Orang dewasa, yang di buku ini diwakili oleh Lacke dan Virginia, dalam bayangan saya, waktu kecil, adalah orang yang sudah mencapai cita-cita, seperti mau jadi dokter, mau jadi insinyur, dan sebagainya. Namun, dengan gamblang buku ini menampilkan kenyataan bahwa kita semua bisa saja tumbuh menjadi orang dewasa yang tidak punya pekerjaan dan bergantung pada harta warisan yang makin menipis, atau justru sudah menghabiskan hidupnya dalam satu pekerjaan yang membosankan; menjadi kasir di toko tomat giling kalengan.
Selebihnya, buku ini sangat menarik untuk dibaca, dengan gaya penulisan yang 'telanjang' dan cerita yang tidak biasa, kita dibawa ke suasana suram yang ditimbulkan seorang vampir di Swedia.
Buku ini sudah difilmkan dalam judul 'Let Me In'
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda